Archive for Pendidikan

Menyikapi Polemik #Tagar dengan Bijak

2019 melek bhs arab ok2

Mengamati riuh rendahnya dunia media sosial, tak dipungkiri, tagar atau hashtag punya peran besar dalam meramaikannya. Gara-gara tagar, banyak peristiwa di dunia menjadi populer dan mampu menggerakkan massa. Sekedar menyebut contoh, saat tagar menjadi salah satu alat penggerak revolusi Mesir, Januari 2011. Tagar #jan25 di Mesir meningkat seminggu sebelum Presiden Hosni Mobarak lengser.Peran generasi milenial, yang merupakan 60% dari pengguna internet di Mesir, diyakini sangat besar. Merekalah yang berkumpul di Tahrir Square, Kairo, menuntut turunnya Mobarak setelah 30 tahun berkuasa.

Masih ingat tagar #KoinKeadilan yang dibuat untuk menyatakan simpati kepada Prita Mulyasari yang harus membayar denda kepada RS Omni karena ia didakwa mencemarkan nama baik rumah sakit tersebut. Masyarakat yang simpati pada Prita ramai-ramai mengumpulkan uang koin, hingga akhirnya terkumpul dana yang terhitung fantastis.

Tagar #telolet atau #OmTeloletOm, bisa dengan cepat viral hingga menjadi trending topic dunia selama dua hari, meskipun bukan topik yang penting. Namun, topik ‘yang tidak penting’ ini jugalah yang membuat dunia media sosial yang penuh perbedaan dan kebencian menjadi lucu dan menyenangkan.

Read the rest of this entry »

Advertisements

Leave a Comment

200 BUKU REFERENSI BAHASA ARAB KONTEMPORER DI INDONESIA (Bag.2)

IMG_0542.JPG

DISCLAIMER :

  1. RILIS INI BERISI LIST/ DAFTAR 200 BUKU REFERENSI BAHASA ARAB KONTEMPORER DI INDONESIA TAHUN 2018.
  2. 200 BUKU TERPILIH MELIPUTI BERAGAM TEMA MELIPUTI METODOLOGI PEMBELAJARAN BAHASA ARAB, SISTEM PEMBELAJARAN BAHASA ARAB, MEDIA PEMBELAJARAN BAHASA ARAB, STRATEGI PEMBELAJARAN BAHASA ARAB, PERMAINAN BAHASA ARAB, KURIKULUM BAHASA ARAB, PENULISAN BUKU TEKS BAHASA ARAB DAN BERAGAM ASPEK LAIN TENTANG BAHASA ARAB.
  3. LITERATUR DAN REFERENSI DITULIS OLEH SEJUMLAH PENULIS/ PAKAR BAHASA ARAB, DENGAN MENGGUNAKAN BAHASA INDONESIA ATAU HASIL TERJEMAH DARI BAHASA ARAB, BAIK BUKU POPULER, BUKU AJAR ATAU HASIL PENELITIAN ILMIAH, TEORITIS MAUPUN PRAKTIS.
  4. RILIS DAFTAR BUKU DISUSUN SECARA RANDOM (ACAK) DAN TIDAK DIMAKSUDKAN MEMBUAT PEMERINGKATAN/ RANGKING BUKU.
  5. SEMUA BUKU YANG DIRILIS MERUPAKAN BUKU KOLEKSI PRIBADI DALAM PERIODESASI WAKTU TERTENTU (TAHUN 2005 SAMPAI SEKARANG). KALAU ADA BUKU YANG BELUM TERMASUK DALAM DAFTAR LIST, SEMATA KARENA LITERATUR TERSEBUT TIDAK/ BELUM DIMILIKI KARENA MINIMNYA INFORMASI/ AKSES SUMBER REFERENSI.
  6. RILIS DIBUAT UNTUK MEMUDAHKAN MAHASISWA, GURU, CALON GURU, DOSEN ATAU PEMINAT BAHASA ARAB DALAM MENGGALI/ MENGAKSES ANEKA REFERENSI YANG MEREKA BUTUHKAN.
  7. UNTUK TAHAP AWAL PENULIS BARU MERILIS 200 DAFTAR BUKU. JUMLAH INI AKAN TERUS BERTAMBAH (UPDATE) SEIRING DINAMIKA PERKEMBANGAN DUNIA PERBUKUAN DAN KHAZANAH KE-BAHASAARAB-AN DI TANAH AIR.
  8. PENULIS BERTANGGUNGJAWAB PENUH ATAS RILIS DAFTAR 200 BUKU REFERENSI BAHASA ARAB KONTEMPORER DI INDONESIA TERSEBUT.
  9. KE DEPAN, PERLU DIUPAYAKAN PENELAAHAN DAN PENGKAJIAN SECARA INTENSIF TERHADAP BUKU-BUKU LITERATUR BAHASA ARAB TERSEBUT YANG DAPAT MEMBERIKAN KONTRIBUSI TERHADAP PENINGKATAN KUALITAS PERKEMBANGAN PEMBELAJARAN BAHASA ARAB DI TANAH AIR.
  10. MARI BERSAMA MERAYAKAN DAN MENGHIDUPKAN LITERASI BAHASA ARAB!!

Read the rest of this entry »

Comments (3)

200 BUKU REFERENSI BAHASA ARAB KONTEMPORER DI INDONESIA (Bag.1)

IMG_30272

DISCLAIMER :

  1. RILIS INI BERISI LIST/ DAFTAR 200 BUKU REFERENSI BAHASA ARAB KONTEMPORER DI INDONESIA TAHUN 2018.
  2. 200 BUKU TERPILIH MELIPUTI BERAGAM TEMA MELIPUTI METODOLOGI PEMBELAJARAN BAHASA ARAB, SISTEM PEMBELAJARAN BAHASA ARAB, MEDIA PEMBELAJARAN BAHASA ARAB, STRATEGI PEMBELAJARAN BAHASA ARAB, PERMAINAN BAHASA ARAB, KURIKULUM BAHASA ARAB, PENULISAN BUKU TEKS BAHASA ARAB DAN BERAGAM ASPEK LAIN TENTANG BAHASA ARAB.
  3. LITERATUR DAN REFERENSI DITULIS OLEH SEJUMLAH PENULIS/ PAKAR BAHASA ARAB, DENGAN MENGGUNAKAN BAHASA INDONESIA ATAU HASIL TERJEMAH DARI BAHASA ARAB, BAIK BUKU POPULER, BUKU AJAR ATAU HASIL PENELITIAN ILMIAH, TEORITIS MAUPUN PRAKTIS.
  4. RILIS DAFTAR BUKU DISUSUN SECARA RANDOM (ACAK) DAN TIDAK DIMAKSUDKAN MEMBUAT PEMERINGKATAN/ RANGKING BUKU.
  5. SEMUA BUKU YANG DIRILIS MERUPAKAN BUKU KOLEKSI PRIBADI DALAM PERIODESASI WAKTU TERTENTU (TAHUN 2005 SAMPAI SEKARANG). KALAU ADA BUKU YANG BELUM TERMASUK DALAM DAFTAR LIST, SEMATA KARENA LITERATUR TERSEBUT TIDAK/ BELUM DIMILIKI KARENA MINIMNYA INFORMASI/ AKSES SUMBER REFERENSI.
  6. RILIS DIBUAT UNTUK MEMUDAHKAN MAHASISWA, GURU, CALON GURU, DOSEN ATAU PEMINAT BAHASA ARAB DALAM MENGGALI/ MENGAKSES ANEKA REFERENSI YANG MEREKA BUTUHKAN.
  7. UNTUK TAHAP AWAL PENULIS BARU MERILIS 200 DAFTAR BUKU. JUMLAH INI AKAN TERUS BERTAMBAH (UPDATE) SEIRING DINAMIKA PERKEMBANGAN DUNIA PERBUKUAN DAN KHAZANAH KE-BAHASAARAB-AN DI TANAH AIR.
  8. PENULIS BERTANGGUNGJAWAB PENUH ATAS RILIS DAFTAR 200 BUKU REFERENSI BAHASA ARAB KONTEMPORER DI INDONESIA TERSEBUT.
  9. KE DEPAN, PERLU DIUPAYAKAN PENELAAHAN DAN PENGKAJIAN SECARA INTENSIF TERHADAP BUKU-BUKU LITERATUR BAHASA ARAB TERSEBUT YANG DAPAT MEMBERIKAN KONTRIBUSI TERHADAP PENINGKATAN KUALITAS PERKEMBANGAN PEMBELAJARAN BAHASA ARAB DI TANAH AIR.
  10. MARI BERSAMA MERAYAKAN DAN MENGHIDUPKAN LITERASI BAHASA ARAB!!

Read the rest of this entry »

Comments (2)

Try Out dan Bimbel, So What Next?

tryout-un

Sebentar lagi siswa-siswi tingkat terakhir dalam suatu jenjang pendidikan, mulai dari kelas VI SD, kelas IX SMP, dan kelas XII SMA/K, sederajat akan mengikuti Ujian Nasional (UN) yang seyogianya akan dilaksanakan pada bulan April tahun ini. Hiruk pikuknya pun sudah terasa. Tinggal ‘menghitung hari’, UN akan segera berlangsung. Berbagai macam persiapan pun dilakukan. Mulai dari kegiatan Try Out, Simulasi UN hingga Bimbingan Belajar (Bimbel).

Laris manis bak kacang goreng, kegiatan Try Out dan Bimbel dilaksanakan di sekolah-sekolah, mulai di kota kecil maupun di kota-kota besar, baik oleh sekolah, lembaga bimbingan belajar, atau pun LSM pendidikan. Dan intensitasnya belakangan ini semakin dimasifkan. Hal ini dilakukan tentunya agar siswa-siswi yang akan mengikuti Ujian Nasional lebih ‘siap tempur’ dalam mengikuti UN.

Try Out atau sering disebut TO bukanlah hal yang baru bagi siswa, guru atau pun orang tua. TO yang awalnya diadakan oleh lembaga Bimbel, sekarang sudah merambah ke sekolah-sekolah, bahkan pemerintah sendiri ikut serta memprogramkan kegiatan ini, yang biasanya dijadwalkan dua sampai tiga kali sebelum pelaksanaan UN.

Tidak bisa dipungkiri bahwa pengaruh TO ini cukup besar karena siswa dilatih dan dikondisikan untuk mengerjakan soal dalam suasana seperti UN, baik dalam hal soal, waktu, lembar jawaban (LJK) sampai denah posisi duduk pun sudah ‘disetting’ seperti pelaksanaan UN sesungguhnya, sehingga siswa tidak panik ketika waktu UN tiba. Suasana UN sudah terkondisikan sejak awal.

Memang itulah yang diperlukan oleh siswa selain kesiapan dalam menjawab soal. Selain menguasai kisi-kisi soal (SKL) yang akan diujikan, siswa juga harus dipersiapkan  mental dan spiritualnya untuk menghadapi UN. Ketidaklulusan dalam UN bukan hanya disebabkan siswa tidak bisa menjawab soal atau tidak belajar, tetapi bisa jadi karena panik, perlengkapan yang harus dibawanya ketinggalan atau hal-hal teknis lainnya sehingga konsentrasi siswa terganggu dan tidak fokus dalam mengerjakan soal-soal UN.

Read the rest of this entry »

Leave a Comment

“Gempa Literasi” di Tanah Banjar, Siapa Peduli?

Gempa literasi. Sebuah gerakan kebudayaan di tingkat lokal untuk “Indonesia Membaca”, digagas oleh teman-teman penggiat literasi di seluruh Indonesia.Gerakan Kebudayaan ini bermula pada Sabtu, 26 November 2011 lalu, ketika sekitar 30 komunitas literasi yang tergabung di dalam Forum Taman Bacaan Masyarakat (TBM) Indonesia berkumpul di Bandung, mencanangkan penyulutan sumbu Gempa Literasi secara serentak di 33 titik provinsi.

Disebut sebagai suatu ‘gempa’ karena gerakan ini akan dilancarkan di 33 provinsi sehingga diharapkan sejak ia dimulai pada 23 April 2012 nanti, bisa membuat goncangan gempa susul-menyusul sehingga melalui gerakan kebudayaan, khususnya membaca,  mampu menggoyangkan bangunan kebodohan menjulang di tanah air.

Gerakan Gempa Literasi bisa diadopsi atau diselenggarakan oleh siapa saja. Secara kelembagaan Forum Taman Bacaan Masyarakat tentu akan bekerja aktif, di samping itu gerakan ini bisa dilakukan oleh  LSM, atau institusi pemerintah seperti Kemendiknas, bahkan Badan Perpustakaan dan Arsip Daerah dengan produk bernama perpustakaan desa.

Bentuk-bentuk kegiatannya, mengutip penjelasan Agus Irkham, Litbang Forum TBM dalam www.kubukubuku.blogspot.com adalah: Pertama, berupa orasi literasi dari pejabat atau tokoh setempat, bisa gubernur, bupati, camat, bahkan RW dan RT. Dengan orasi literasi, warga di sekitar TBM akan tahu isi kepala pemimpinnya. Kemudian naskah orasi literasi ini, kelak akan dikumpulkan dan diterbitkan menjadi sebuah buku.

Read the rest of this entry »

Comments (2)

Membangun Banjar dengan Buku (Sahibar Burinik Anak Banua)

Ada yang menarik dari puncak hajatan Milad Kesultanan Banjar yang digelar 10 Desember 2011 lalu. Lima buku diluncurkan, yang menandai mulai menggeliatnya kerja dan gerakan kebudayaan yang dilakukan Kesultanan Banjar di bawah pimpinan Pangeran H. Khairul Saleh.

Lima buku itu, Berkhidmat untuk Tahta Budaya yang disusun oleh Bambang Edi, Raja Diraja Kerajaan Banjar oleh HM Said, komik Perang Banjar Pimpinan Pangeran Antasari karya Syamsiar Seman, Refleksi Budaya Banjar oleh Ahmad Barjie B., ditambah dengan Jalan Sunyi Kebudayaan karya Randu Alamsyah. Semuanya diterbitkan oleh penerbit dari Tanah Banjar.

Di tengah kegalauan kita sebagai orang Banjar yang dilihat dari sisi literasi masih sangat mengkhawatirkan, momentum peluncuran buku ini tentu menjadi kebanggaan tersendiri. Ia seolah menjadi penyemangat bagi kita dan generasi selanjutnya, bahwa Banjar bisa bersejajar dengan propinsi lain yang lebih dulu berbudaya literer.

Agak malu hati juga sebenarnya kalau membicarakan dunia perbukuan di Tanah Banjar. Apalagi hendak membandingkan dengan Yogyakarta, Bandung, atau Jakarta.

Read the rest of this entry »

Comments (6)

Guru, Jangan Kalah Sama Pocong!


Kebanyakan pengguna jejaring sosial Twitter pasti akrab dengan akun @poconggg yang saat ini memiliki 1,5 juta followers mengalahkan akun @presidenSBY yang punya pengikut hanya ribuan. Popularitas @poconggg pun semakin melangit setelah dirilis menjadi sebuah buku yang super laris: Poconggg juga Pocong.

Nama Arif Muhammad mendadak populer usai diketahui bahwa dirinyalah pemilik akun twitter tersebut. Pria kelahiran Batam, 26 Oktober 1990 itu pun tak mengira kicauannya di Twitter itu kini menjelma menjadi buku laris. Ketika diterbitkan pada bulan Juli 2011 oleh penerbit Bukune, Jakarta. Cetakan pertamanya langsung ludes dalam waktu 15 menit.

Melansirkan pemberitaan detikhot.com, pencapaian penjualan Pocongg Juga Pocong ini luar biasa, bahkan mengalahkan buku berjudul “Negeri Lima Menara” yang hanya dipesan 50 buku per hari. Pocong Juga Pocong, menjadi buku best seller di Toko Buku Gramedia hingga beberapa bulan, mengikuti jejak novel Kambing Jantan milik blogger Raditya Dika beberapa waktu sebelumnya.

Sejak dirilis, rata-rata pembeli buku ini mencapai 100 orang per hari. Bahkan untuk membeli buku bergenre komedi ini, para pembaca harus memesan terlebih dahulu. Kesuksesan Pocong tak hanya sampai di situ. Kini rumah produksi Maxima Pictures pun bahkan sudah “menyulap” buku itu menjadi sebuah film dengan judul sama.

Read the rest of this entry »

Comments (2)

Older Posts »