Archive for March, 2010

Wujudkan Kalsel Sebagai “Ruang Bersama”

Kepemimpinan itu tindakan, bukan posisi atau jabatan (Donald H MacGannon)

Pesta demokrasi masyarakat Kalimantan Selatan untuk memilih pemimpinnya (gubernur) secara langsung beberapa bulan ke depan akan segera digelar. Munculnya empat calon pasangan yang ikut meramaikan pesta demokrasi ini menjadi kesempatan sekaligus momentum berharga bagi masyarakat untuk menentukan secara bebas pilihannya dalam rangka melahirkan sosok pemimpin yang bisa mengelola dan menata Kalsel ke arah yang lebih baik.

Siapapun yang akhirnya keluar sebagai pemenang, tidaklah penting. Yang teramat mendesak untuk segera dilakukan setelah pesta demokrasi itu usai adalah kesanggupan sang pemimpin terpilih untuk benar-benar menunaikan segala janjinya, dan membuktikan bahwa ”bujuk rayu” yang pernah ditebar di mimbar-mimbar kampanye dan disampaikan di arena-arena konsolidasi bukanlah trik yang diharapkan mengundang simpati dan hadirnya dukungan semata.

Mengingatkan sang pemimpin untuk tidak lupa atas segala janji dan rencana yang hendak dilakukannya setelah dia terpilih menjadi salah satu agenda politik yang krusial di banua ini.

Faktanya, sang pemimpin datang dan pergi, tapi kehadirannya dalam ruang publik sering tidak searah dengan kebutuhan yang dihadapi masyarakat. Diakui atau tidak, performa pemimpin baru di berbagai daerah di republik ini belum memberikan solusi yang memberikan harapan tentang terpenuhinya rasa keadilan, keamanan dan kesejahteraan hidup masyarakat.

Read the rest of this entry »

Advertisements

Comments (2)