Archive for May, 2014

Dandaman Banua, Bukan Rindu Biasa

dandaman

Layaknya induk elang yang kembali sebelum senja setelah pagi meninggalkan sarang karena rindu kepada sang anak, begitupun pada manusia, rindu akan kampung halaman setelah lama merantau adalah suatu keniscayaan.

Rasa dandaman (rindu) terhadap banua (kampung halaman) akan semakin besar ketika berpadu dengan rasa ingin tahu terhadap perubahan apa saja yang sudah terjadi di daerah asal yang ditinggalkan. Dandaman banua tempat kita dibesarkan adalah tanda kecintaan kita yang mendalam.

Merupakan sifat alami pada manusia memiliki kerinduan terhadap tanah kelahiran. Terlebih bagi para perantau, menaruh kerinduan terhadap hiruk pikuk kampung halaman, rindu sawah yang hijau, lapangan sepak bola tempat bermain waktu kecil, rindu suasana sekolah, serta rindu adik kakak dan orang tua merupakan hal yang sangat manusiawi.

“Aku rindu padamu”. Begitu ungkapan seseorang ketika lama tidak berjumpa. Mengungkapkan rasa rindu juga merupakan hal yang wajar saja. Apalagi jika sudah bertahun-tahun lamanya meninggalkan kampung untuk mengadu nasib atau madam ke negeri orang demi mengejar cita-cita, maka tidak heran bila suatu saat kata rindu terucap dari mulut kita.

Read the rest of this entry »

Advertisements

Comments (1)