Archive for April, 2009

Surat Untuk Sahabat Mahasiswa

baby_computerthumbnail

Sahabatku, aku memohon maaf karena telah lalai dan lama tak berkabar padamu. Bukan apa-apa, sebab aku sendiripun bingung dengan keadaanku sendiri. Tak cuma soal anak, keluarga maupun pekerjaan yang tempo hari pernah kuceritakan. Tapi ada persoalan baru yang entah mengapa serasa menguras isi pikiranku. Sepertinya masalah itu selalu saja dekat dengan sisi hidupku.

Dan kembali aku mengingatmu malam ini. Entah sedang apa kau di seberang sana. Mungkin kau telah mengalami hari-hari menyenangkan atau sebaliknya. Ataukah kau telah menemukan keajaiban-keajaiban hidup yang baru?

*****

Sahabatku, apa yang terbayang setelah kau membaca seluruh atau sebagian tulisan-tulisanku? Perlu aku tekankan di sini bahwa, yang ingin benar-benar aku tunjukkan bukanlah tulisanku sebagai sekumpulan tulisan yang “bagus”, “luar biasa”, “layak baca”, “prestisius” atau apapun istilahnya.

Di sini, aku hanya ingin memperlihatkan sebuah tradisi menulis. Sebuah tradisi yang cukup lama “mati suri” di dunia mahasiswa dan kampus kita.

Read the rest of this entry »

Advertisements

Comments (8)