Archive for May, 2009

Revitalisasi Jiwa Kepahlawanan Hasan Basri

pemuda

Bagi masyarakat Kalimantan Selatan, peringatan hari Proklamasi 17 Mei 1949 Tentara ALRI Divisi IV Pertahanan Kalimantan mempunyai nilai yang sangat penting untuk mencerahkan kembali rasa kebangsaan dan perjuangan para pahlawan pendahulu bangsa. Apalagi, pada bulan yang sama secara kebangsaan juga diperingati Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) yang jatuh pada tanggal 20 Mei.

Proklamasi Gubernur Tentara ALRI Divisi IV Pertahanan Kalimantan pada 17 Mei 1949 di Desa Mandapai, Kandangan, Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS), Kalimantan Selatan, ternyata merupakan sebuah pernyataan eksistensi Pulau Kalimantan sebagai bagian dari Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Proklamasi 17 Mei 1949 merupakan bagian dari proklamasi kemerdekaan RI 17 Agustus 1945, dengan tujuan yang sama mau merdeka, bebas dari penjajahan. Pernyataan Proklamasi 17 Mei 1949 tidak terlepas dari adanya perjanjian Linggar Jati pada 4 Mei 1947 yang menyatakan bahwa Belada secara de facto hanya mengakui NKRI atas Jawa, Madura dan Sumatera, sedangkan Kalimantan ingin dipisah.

Pembentukan ALRI Divisi IV Pertahanan Kalimantan oleh Hasan Basry cs di atas keyakinan untuk ikut mengawal dan mempertahankan Proklamasi 17 Agustus 1945 yang berada dalam bahaya, serta memastikan Kalimantan tetap menjadi bagian integral NKRI.

Read the rest of this entry »

Comments (1)

Andaikan Saya Jadi Presiden RI 2009

andai jadi

Saya hanya berandai-andai, bukan sungguh-sungguh ingin menjadi Calon Presiden apalagi menjadi Presiden terpilih di tahun 2009 nanti. Saya tak punya nyali, tak ingin bermimpi apalagi mempersiapkan diri, karena saat ini jangan harap anda akan jadi “kepala negara” kecuali anda punya percaya diri yang tinggi, tampil dengan gagah berani, punya duit bergoni-goni, punya stamina yang tak pernah mati, sibuk beranjang sana anjang sini, dan tebar pesona ke sana ke mari.

Saya juga tak mau jadi Presiden karena saya tidak sampai hati kalau kampanye harus berani tebar janji yang tak perlu ditepati, rajin memberi agar rakyat terbuai dalam mimpi, tampilkan diri seolah orang yang tulus dan baik hati, dengan harapan rakyat akan memilihnya saat Pilpres nanti.

Saya tidak pandai berbuat untuk meyakinkan diri, agar dipilih nanti, melakukan cara dengan memunculkan image diri seolah sangat islami, bisa menunjukkan kesan seolah keluarga yang harmoni, dan menghiasi media massa dengan aktivitas dan foto diri.

Saya hanya bisa berandai-andai karena saya tak punya nyali untuk mencalonkan diri, karena saya merasa tidak sanggup melakukan cara-cara tidak etis dan cara tak terpuji, apalagi sampai berdusta dan mengelabui.

Read the rest of this entry »

Comments (5)

Lagi-lagi…, Wanita!!! (Refleksi atas Kasus Antasari Azhar)

wanita2

“Dijadikan indah pada (pandangan) manusia kecintaan kepada apa-apa yang diinginkan, yaitu wanita-wanita, anak-anak, harta yang banyak dari jenis emas, kuda pilihan, binatang-binatang ternak, dan sawah ladang. Itulah kesenangan hidup di dunia; dan disisi Allah-lah tempat kembali yang baik (syurga).” (QS. Ali Imran[3] : 14).

Akhir-akhir ini ada dua peristiwa menonjol yang jadi bahan pembicaraan banyak orang. Pertama adalah peristiwa hiruk pikuk tentang calon presiden yang mencari calon wakil presiden dan peristiwa kedua, media massa disibukkan dengan nama Antasari Azhar, Ketua Komisi Pemberantaan Korupsi (KPK) yang saat ini sudah non-aktif.

Nama Antasari Azhar dikait-kaitkan dengan kasus pembunuhan Nasrudin Zulkarnaen, salah satu direktur BUMN. Hampir semua orang di Indonesia yang pernah melihat televisi mengikuti kasus yang sangat kontroversial ini. Meski belum jelas benar, sudah terjadi pengadilan di ranah publik tentang Antasari Azhar, sosok yang dikenal bersih dan berani.

Penyebabnya karena satu ta, wanita. Penegak hukum itu diduga terlibat aroma cinta segitiga antara dirinya, Nasrudin Zulkarnaen dan seorang wanita bernama Rani Juliani, yang berprofesi sebagai caddy di lapangan golf.

Wanita, harta dan kekuasaan adalah satu paket fitnah yang akan dihadapi siapa saja yang bermain di lingkaran penguasa. Tak hanya penguasa-penguasa kecil kelas teri, penguasa-penguasa besar dunia “kelas kakap” banyak sudah yang jatuh karena wanita.

Read the rest of this entry »

Comments (12)

Sisigan Luka Sungai Martapura (15)

cinta

“Kakak, kenapa pian? Tingkahmu aneh sekali! Ratna sampai kaget setengah mati!”

Malam harinya, Salwa duduk di pinggir ranjang dan bertanya dengan penuh perhatian. Sejak sore aku berbaring di tempat tidur.

”Betulkah?” tanyaku datar, jiwaku entah melayang ke mana. ”Betulkah ia kaget setengah mati?”

”Tentu saja! Dia terus bertanya pada ulun, apakah pian biasanya bersikap aneh begitu. Ulun katakan padanya selama ini pian baik- baik saja. Justru ulun tak tahu kenapa setelah bertemu dengannya pian jadi bingung seperti itu,” Salwa menjawab sambil memperhatikanku .

”Kakak, apa yang terjadi pada pian sebenarnya? Pian salah menyangka dia sebagai siapa? Dia mirip siapa?”

Read the rest of this entry »

Comments (4)

STQ Nasional Untuk Kejayaan Banua

al-quran

Seleksi Tilawatil Qur’an (STQ) Nasional kembali digelar. Disiarkan langsung oleh TVRI Regional Kalimantan Selatan, STQ ke XVII Nasional tingkat Provinsi Kalimantan Selatan dibuka secara resmi oleh Gubernur Kalimantan Selatan H Rudy Arifin (2/5).

Sesuai dengan rencana yang telah dijadualkan, STQ ke XVII yang digelar di Asrama Haji Embarkasi Banjarmasin mampu menyedot perhatian ribuan masyarakat disekitar Landasan Ulin, Kota Banjarmasin, Kota Banjarbaru dan Martapura.

Untuk kesekian kalinya event ini kita adakan. Ajang STQ maupun MTQ senantiasa disambut hangat oleh masyarakat dari seluruh penjuru banua. Format acaranya memang sebuah perlombaan dalam Tilawah dan Tahfidz Qur’an, Tafsir Quran, Festival Rebana, dan Puitisasi Terjemahan Al Quran. STQ berlangsung sampai dengan 6 Mei mendatang.

Read the rest of this entry »

Comments (7)