Setelah film Ayat-Ayat Cinta (AAC) ditonton kalangan petinggi negeri ini, giliran film “Kun Fayakuun” arahan sutradara Guntur Novaris “diserbu” sejumlah petinggi negara. Setidaknya tiga menteri dalam jajaran Kabinet Indonesia Bersatu hadir dalam penayangan perdana film yang diproduseri Ustadz Yusuf Mansyur di jaringan bioskop 21 Jakarta.
Mereka adalah Menteri Negara Pemuda dan Olahraga Adhyaksa Dault, Menteri Kominfo Muhammad Nuh dan Menteri Kehutanan MS Kaban. Namun ketiga menteri menonton pada pemutaran yang berbeda.
Adhyaksa Dault mengatakan kehadirannya dalam acara pemutaran film tersebut sebagai bentuk dukungannya terhadap kehadiran film-film yang memberikan pencerahan. Di tengah kondisi seperti ini, lanjutnya, masyarakat harus disuguhi film-film yang bisa mencerahkan.”Ceritanya sederhana dan pesannya sampai. Film ini mengasah kepekaan kita dan membangun rasa kepedulian terhadap mereka yang dhuafa,” katanya.
“Apa pun yang menjadi kehendak Allah, maka terjadilah”. Kalimat cukup singkat itu mungkin dapat mewakili esensi dari film “Kun Fayakuun” karya Ustadz Yusuf Mansur. Terdorong dari keinginannya untuk mengembangkan dakwah melalui media film, ustadz muda ini akhirnya berhasil merilis bagian pertama film trilogi bertema Islami.







