Archive for April 4, 2008

“Ayat-ayat Cinta” dan Keberislaman Kita

Film “Ayat-Ayat Cinta” jadi fenomena baru di jagat industri film nasional. Bagaimana tidak, film tersebut ditonton sekitar 3 juta orang hanya dalam waktu kurang dari sebulan. Kalau diukur dari prestasi minat penonton, mungkin ssaja itu angka statistik yang bisa dibatidakan. Meski demikian, pro-kontra terhadap film tersebut juga marak. Terutama dalam diskusi-diskusi di internet.

Ada yang protes karena isinya beda dengan novel, ada pula yang “ngamuk-ngamuk” di blog pribadinya gara-gara ada bagian adegan yang tampaknya dihilangkan agar tak memicu polemik agama, ada juga yang melihatnya dari sisi syariah. Meski begitu, ada juga bagian film itu yang benar. Misalnya menolak pacaran, menyampaikan syariat poligami, menyampaikan kasih-sayang sessama manusia, membudayakan sabar dan ikhlas. Bagus juga sih. Meski demikian, kita tetap harus jeli, karena ajaran Islam tentu tidak sesederhana itu. Jika tujuannya menyampaikan dakwah dan mencerdaskan kaum muslimin, seharusnya bisa berani menyampaikan Islam apa adanya, semuanya, tanpa ditutup-tutupi demi menjaga toleransi.

Read the rest of this entry »

Leave a Comment

Dari A2DC Sampai AAC, Ada Apa dengan Cinta?

ada-apa-dengan-cinta.jpg film-ayat_ayat_cinta.jpg

Sesungguhnya tidak ada apa-apa dengan cinta. Ia hanya sebuah kata yang sejak dulu memang sulit untuk didefinisikan apa maknanya. Eksisitensinya hanya dapat dirasakan dalam bentuk tindakan nyata. Rasulullah selama dua puluh tiga tahun menebarkan cintanya untuk membawa manusia dari kekelaman masa jahiliyah menuju peradaban Islam yang penuh dengan cahaya pencerahan.

Karena cintanya kepada rakyat, pada suatu malam Umar bin Khattab rela memanggul sendiri sekarung gandum yang diperuntukkan bagi sebuah keluarga yang tengah kelaparan saat beliau menjadi khalifah. Cinta Ali bin Abi Thalib kepada Allah membawanya pada keadaan tak merasakan pedihnya luka saat beberapa anak panah menancap di punggungnya yang bersamaan dengan itu ia tengah menunaikan shalatnya. Kecintaan Dareen Abu Eesya pada Allah jua yang telah mengantarkan gadis Palestina itu menjadi syahidah dalam aksi bom syahid melawan zionis Israel.

Read the rest of this entry »

Comments (2)

Sex Education (Kaum Muda di Tengah Kegamangan)

situsporno.gif

MENYEDIHKAN! Kata itulah yang bisa diterapkan pada sebagian remaja kita. Remaja kita tengah berada di persimpangan jalan. Mereka gamang. Di satu sisi remaja harus menjalani proses berat yang membutuhkan banyak penyesuaian dan kecemasan-kecemasan atas perkembangan yang terjadi pada tubuh mereka, khususnya menyangkut pematangan organ-organ reproduksi yang seolah-olah asing baginya.

Sementara di sisi lain, mereka juga tengah terseret oleh satu arus besar berupa pergeseran nilai-nilai global menyangkut paradigma atau cara pandang terhadap seksualitas. Pesatnya perkembangan teknologi informasi dan multimedia merupakan salah satu kendaraan yang mampu menyeret remaja kita pada pusaran revolusi nilai-nilai dan moralitas seksual tersebut.

Read the rest of this entry »

Comments (2)

Idealisme dan Kiprah Santri Masa Kini

Dalam sejarah perjuangan umat Islam Indonesia, terutama pada masa perjuangan kemerdekaan, santri dan ulama merupakan salah satu ujung tombak pergerakan melawan penjajah. Dalam perang 10 Nopember 1945 di Surabaya, misalnya, kaum ulama mengeluarkan Resolusi Jihad yang disuarakan oleh K.H. Hasyim Asy’ari sehingga umat Islam bangkit melawan penjajah dengan perhitungan mati syahid. Di Aceh, kaum ulama yang sebagiannya juga tokoh tareqat mempelopori perang melawan penjajah pada masa dulu. Hikayat Perang Sabil merupakan syair yang digubah para ulama Aceh untuk mengobarkan semangat jihad dan mati syahid bagi rakyat Aceh dalam mengusir kaum kaphe (kafir) atau penjajah.

Read the rest of this entry »

Leave a Comment