Archive for March 17, 2008

Menggagas Sisi Edukatif TV Lokal Urang Banjar

Pernah dimuat pada harian Mata Banua, Senin/ 31 Maret 2008, dengan judul “Menanti Peran Edukatif TV Lokal Urang Banjar”

Langit di kota Banjarmasin kian disesaki frekuensi stasiun televisi. Kini, sejumlah televisi swasta lokal telah mengudara. Orientasi bisnis atau mengangkat kearifan lokal?

Dulu tidak terbayangkan akan ada banyak stasiun televisi independen di negeri kita ini. Di era Orde Baru, otoriterisme politik juga diwujudkan melalui monopoli televisi siaran pemerintah lewat TVRI yang kemudian ditambah dengan kemunculan beberapa saluran televisi swasta yang lebih sedikit jumlahnya dari banyaknya jari tangan.

Berkat UU No. 32/2002 tentang Penyiaran sebagai payung bagi eksistensi televisi lokal swasta, investasi bisnis di dunia pertelevisian daerah turut berkembang, dengan titik unggul kemampuan membaca dan mengkomunikasikan kearifan dan kebutuhan masyarakat setempat.

Read the rest of this entry »

Comments (11)

Maulid Nabi dan Semangat Perjuangan

Saban tahun setiap datang bulan Rabiul Awwal, Umat Islam menyelenggarakan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW. Beliau dilahirkan pada 12 Rabiul Awwal tahun Gajah, bertepatan 21 April 571 M. Tanggal 12 Rabiul Awal sendiri dalam sejarah hidup Nabi SAW mempunyai arti penting, sebab selain dilahirkan pada tanggal ini, beliau hijrah dari Makkah ke Madinah dan wafat pada tanggal yang sama.

Umat Islam biasa merayakannya dengan istilah ”Peringatan Maulid Nabi saw” atau Muludan. Sejumlah acara biasanya digelar dengan melibatkan jumlah massa yang besar. Di samping tablig akbar dan salawatan (pembacaan shalawat), di kalangan masyarakat tradisional di kampung-kampung, pembacaan Kitab Barzanji, kitab sastra yang berisi biografi Nabi Muhammad saw. serta puja-puji dan shalawat atas Beliau biasanya tidak pernah ketinggalan. Di sejumlah daerah tertentu, pembacaan Barzanji yang diambil dari nama pengarang naskah tersebut, yakni Syaikh Ja’far al-Barzanji bin Husin bin Abdul Karim (w. 1766) merupakan ”menu” wajib yang tidak boleh dilewatkan. Bahkan kitab yang sebenarnya berjudul ˜Iqd al-Jawaahir (Kalung Permata) ini, dan disusun untuk meningkatkan kecintaan kepada Nabi Muhammad saw., begitu dihormati dan diagungkan.

Read the rest of this entry »

Leave a Comment